Kau pikir mudah aku mencintaimu?
Mencintaimu sampai tersesat mencari alasan, sampai tak sadar aku ini siapa
Aku mencintaimu dengan diam dan memutar pikiranku dalam nestapa
Kau mengagumkan bukan dimataku, tapi dihatiku

kau pikir mudah aku mencintaimu?
Mencintaimu diantara mereka yang menggandrungimu
Diantara mereka yang termakan pesonamu
Diantara mereka yang sibuk melontarkan pujian padamu

Aku memang tidak bisa bersembunyi dibalik alasan-alasan yang memuakkan itu
Aku tau apa yang kau mau
Tidak sebegitu mudah aku menjadi begitu anggun layaknya putri raja
Aku yang tidak bisa menilai seberapa pintar aku ini
Kau juga tidak bisa menuturkan seberapa sholehah diri ini
Apa yang membanggakan dari seorang letih bernama aku ini?
Tanpa ada aku yang cantik, yang pintar, yang sholehah
Aku berani mencintaimu dengan diriku sendiri

Tapi apa sekarang?
Kenapa kamu tidak seberani aku? Topengmu menjijikkan
Aku tau seperti apa sosok yang selama ini ku gandrungi
Tapi aku bergeming, pupus aku layu, dahaga pun menggelayut manja
Dan tetap berpura-pura tidak pernah terjadi apa-apa
dan apa kau tau seberapa mudah aku memaafkanmu?

Seperti inikah genderang hidup?
Aku buta rupawan, jabatan, dan kepintaran
aku tuli omong kosong tentangmu
aku bisu mengungkapkan satu kalimat manis
tapi entah amunisi apa yang membuatku bisa menulis
AKU mudah MENCINTAIMU lagi